Perlukah Mengungkapkan Masa Lalu?

Januari 8, 2007 at 4:26 am (Tip dan Trik)

Ketika suatu hubungan tidak dilandasi oleh kejujuran, kemunafikan akan
semakin meraja-rela. Itulah pentingnya kejujuran dan kebenaran tetapi kita
terkadang tidak melakukanya dengan pasangan kita. Misalnya, kegagalan
memberitahu seluruh cerita dibelakang hubungan seksual masa lalu tidak
membebaskan diri anda dari tuduhan pembohong.

Setiap orang ingin menemukan pasangan hidup, kita ingin merasa mencintai
dengan sepenuh hati. Tetapi ketika kita melakukan, kita lupa rule of the
gamenya adalah baru. Kenyataannya, istilah “rule” tidak lagi tersedia.
Sehingga kejujuran seringkali terlupakan padahal itu penting.

Saling menanamkan kepercayaan dalam hubungan, memberikan pandangan umum
bahwa ikatan itu penting, jujur apa adanya dan memberitahukan masa lalu,
menjamin dirinya mengetahui secara penuh dan jangan meninggalkan rasa
penasaran.

Masalah hubungan masa lalu akan memiliki pengaruh pada catatan anda dengan
pasangan yang ingin anda habiskan sisa hidup bersamannya. Pengalaman akan
membentuk anda. Ia perlu tahu apa yang mempengaruhi anda dan apa yang telah
membuat anda seperti sekarang.

Setiap pasangan yang anda berkomitmen untuk bersama, memiliki hak untuk
mengetahui seseorang yang anda jatuh cinta bersamanya. Siapa dia dalam mata
anda? Apakah ia yang sebenarnya atau hanya gambaran yang ingin melindungi
diri sendiri?

Sebaliknya ketika kita menyembunyikan sesuatu di masa lalu dari pasangan
atau hanya “lupa” mengatakannya, anda akan telihat bersalah ketika hal itu
muncul dalam hubungan. Dan ini bisa saja terjadi.

Ketika anda tampil dengan kejujuran dalam suatu hubungan dimana investasi
emosional adalah sangat besar, anda akan memulainya dengan penuh kesegaran.
Anda akhirnya akan menyimpan mesa lalu dibelakang dan menunjukkan siapa diri
anda sebenarnya. Jika ia mencintai anda lebih sebagai suatu hasil, anda
telah menang dan pasangan hidup yang mungkin telah didepan mata. Jangan
biarkan dia pergi dan lakukan hal yang tepat!

10 Komentar

  1. jeisica said,

    menurutku tidak perlu membahas masa lalu lagi,
    karena tidak ada gunanya masa lalu diungkit2 lagi.
    yang lalu biarlah berlalu sekarang jalanilah dengan
    sebaik2nya “hari ini lebih baik dari hari2 yang dlu”

  2. robbicahyadi said,

    setuju sama jeisica. masa lalu ya sudah dikubur saja. ngapain ngomongin masa lalu sama pasangan kita, apalagi masa lalu yg kelam hehe. Tuhan saja menutupi dosa2 kita loh supaya kita tidak malu. kalau Tuhan saja menutupi dosa dan kesalahan kita, kenapa kita buka-bukaan.

  3. anaslalusemangat said,

    iyah si,, kadang jadi serba salah yah,, tapi menurut saya yang terpenting bagaimana menghadapi hubungan yang sekarang,,wlo engga bisa dipungkiri juga kalo kadang masa lalu dapat mengganggu hubungan yang sekarang,,

  4. Anton Lamania - Family said,

    Ada ungkapan bahwa masa lalu jadikan sejarah…jadikan pembelajaran untuk masa yang akan datang. Bukan untuk benar2 dilupakan, melainkan sebagai catatan untuk hidup lebih baik. Kalau aku menuntut kejujuran dalam hubungan. Ketika pasangan jujur, aku merasa lega. Tidak ada lagi pertanyaan dan rasa penasaran.

  5. Yusi Cattleya Gunawan said,

    andai bisa diputer lagi waktu aku ga
    ingin jadi aku yg sekarang

  6. Aida Rika said,

    berbicara masalalu, gak akan adha habisnya…..!

  7. Tyo Se said,

    Saya juga menuntut kejujurn, kalau kita saling jujur tidak akan ada lagi yg perlu disembunyikan. Tapi apakah pasangan kita sekarang akan bersedia menerima kejujuran kita di masalalu meskipun itu kelam ?

  8. Jaka Rezpector said,

    jangan lupakan sejarah itu penting
    tetapi apa anda sanggup menerima sejarah kehidupan pasangan yang anda sayangi and cintai.kadang itu lebih perih dari pada di sayat silet (masa lalu good bye)

  9. Jaka Rezpector said,

    jika kamu yang meminta dia untuk jujur,
    yah kamu harus bisa terima kejujurannya walau pun terkadang pedih,
    s’lalu berpikir positif ajj.toh hidup ini menoleh kedepan bukan kebelakang,
    kita gk tau apa yang terjadi didepan sana,bahagia atau menderita itu lah yang namanya kehidupan

  10. Jaka Rezpector said,

    jika kamu pria buktikan.lupakan masa lalu yang kelam/suram
    jalani dengan cinta and kasih yang tulus,jangan pernah ungkit masa lalunya,itu sama saja kamu membuka perban diluka yang belum kering.betapa pedihnya thank’s

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: